Beranda Bansos Baguna Dpc PDI Perjuangan Lamsel Kembali Salurkan Bantuan Untuk Masyarakat Di tiga...

Baguna Dpc PDI Perjuangan Lamsel Kembali Salurkan Bantuan Untuk Masyarakat Di tiga Titik

225
BERBAGI

Lamsel,(radarnews.id)- Musibah yang terjadi di pondok pesantren Tarbiyatus Syabian dusun Tanjung beringin Rt 02 Rw 01, Kecamatan Katibung Lampung Selatan, terbakar pada hari jum’at yang lalu 20/08/2021 sekitar pukul 11.00 wib, menjadi perhatian Badan Penanggulan Bencana (Baguna) PDI Perjuangan yang langsung turun tangan memberi bantuan. Sebab dalam pristiwa yang terjadi itu sedikit bangunan pondok dan beberapa Alquran beserta barang lainnya sekitar 80 santri merasa kehilangan tempat mereka menimba ilmu agama.

” Kami atas nama (Baguna) PDI perjuangan membantu mereka yang sangat benar benar lagi membutuhkan. Kali ini pondok pesantren Tarbiyatus Syabian menjadi salah satu pilihan untuk menyalurkan bantuan,” Kata ketua Baguna Syamsudin, Jum’at (27/08/2021)

Tambahnya, apa yang kami lakukan ini bentuk kepedulian Baguna untuk saudara para santri yang sedang tertimpa musibah , bahkan intruksi ini langsung dari ketua (DPC) PDI Perjuang Hi Nanang Ermanto, ” Kebetulan beliau sekarang menjabat sebagai Bupati Lampung Selatan. Bantuan yang kami salurkan berupa sembako.

” Selain di pondok pesantren Tarbiyatus Syabian, kami menyalurkan bantuan di tiga titik untuk membantu warga yang kurang mampu. Daerah yang kami beri yakni dusun Tanjung baru desa Karang sari, dusun Mekar sari, desa Karang sari dan dusun Tanjung raya desa Karang sari Kecamatan Jati agung.

Meski kami memberikan bantuan dengan turun langsung ke warga atau disalah satu pondok pesantren, kita melakukan dengan tetap menjaga protokol kesehatan. Kesempatan tersebut juga digunakan untuk mengingatkan masyarakat untuk selalu menggunakan masker dan menghindari kerumunan di tengah pandemi Covid-19,” Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban mereka,” Tuturnya

Sementara itu, guru ngaji yang bernama Ilwan Ilmawan menyampaikan terima kasih dan rasa syukur atas kepedulian Baguna dengan sejumlah bantuan sembako yang diberikan.

” Selain itu kami sangat berharap bantuan dari semua pihak terutama kepada pemrintahan seperti Alquran yang banyak sudah terbakar, peralatan yang lainya,” tutur Ilwan Ilmawan sebagai guru ngaji di pondok pesantren.

Ia mengaku, pristiwa kebakaran itu membuat dirinya dan santri begitu terpukul, apalagi memang itu tempat ibadah menimba ilmu agama. Ya mudah mudahan bisa terbangun kembali agar anak santri bisa merasa nyaman untuk mengaji,”Harapnya.

(Red).