Beranda Hukum & Kriminal Polres Sijunjung Usut Sebanyak 283 Kasus Kriminal Selama 2019

Polres Sijunjung Usut Sebanyak 283 Kasus Kriminal Selama 2019

239
BERBAGI

SIJUNJUNG, (Radar News) -Sebanyak 283 kasus kriminal tercatat yang terjadi di wilayah hukum Polres Sijunjung sepanjang tahun 2019 kemarin. Sedangkan untuk kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi tercatat sebanyak 121 kasus. Dari total jumlah kasus yang terjadi, tingkat penyelesaian secara keseluruhan baik kasus kriminalitas dan kecelakaan lalu lintas cukup tinggi.

Untuk kasus Kriminalitas, jajaran Polres Sijunjung berhasil mengusut JTP (jumlah tindak pidana) hingga selesai sebanyak 209 kasus, dari total 283 dengan persentase 73,85 persen PTP (penyelesaian tindak pidana).

Hal itu diungkapkan oleh Kapolres Sijunjung, AKBP Driharto, S.IK didampingi Kasubag Humas, Iptu Nasrul Nurdin. Pihaknya mengatakan secara garis besar tingkat penyelesaian kasus meningkat.

“Kalau jumlah kasus yang masuk memang mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya, namun tingkat penyelesaian kita juga mengalami peningkatan,” tuturnya.

Dari sebelas kasus menonjol, Polres Sijunjung mencatat kasus pencurian dengan pemberatan (curat) mendominasi sebanyak 61 kasus, pencurian dengan kekerasan (curas) 4 kasus dan curanmor 31 kasus.

Untuk kasus pembunuhan nihil selama 2019 di Kabupaten Sijunjung. Kemudian kasus Anirat sebanyak 3 kasus, pemerkosaan 3 kasus, pengrusakan 6 kasus, penipuan 6 kasus, pembakaran 2 kasus, penyelahgunaan narkoba 21 kasus dan judi 5 kasus.

“Dengan total jumlah sebanyak 142 kasus kategori menonjol yang terjadi di Wilkum polres Sijunjung pada tahun kemarin,” jelasnya.

Sedangkan untuk kasus kecelakaan lalu lintas tercatat sebanyak 121 kasus yang terjadi di Sijunjung selama 2019. Dari total tersebut, kasus yang telah diselesaikan sebanyak 119 kasus. Dengan persentase penyelesaian 98,34 persen.

Dari sejumlah kasus kecelakaan tersebut, tercatat sebanyak 26 korban yang meninggal dunia (MD). Korban mengalami luka berat (LB) 3 orang, dan luka ringan (LR) 195 orang. Untui kerugian materil yang ditimbulkan mencapai Rp425.200.000. (the)